Para ilmuwan telah memverifikasi bahwa seperti halnya dengan sidik jari, di dunia ini otak setiap individu adalah unik. Variabilitas otak para pembelajar merefleksikan banyak faktor, termasuk genetika dan pengaruh-pengaruh lingkungan. Koneksi antara sel-sel yang tercipta sebagai hasil dari pengalaman setiap individu membentuk peta kognitif personal individu tersebut.
Gambaran Mengenai Gaya Belajar
Banyak
orang mengira bahwa setiap orang menyukai cara belajar dan teknik yg
berbeda. Belajar berkelompok adalah cara umum bagi setiap orang untuk
belajar. Setiap orang mempunyai cara belajar campuran. Sebagian orang
mungkin dapat mengetahui bahwa mereka memiliki cara belajar yang
dominan, dengan kurang lebih yang di gunakan orang lain. Sebagian orang
mungkin mengetahui bahwa mereka menggunakan cara yang berbeda dengan
keadaan yang berbeda pula. Tidak
ada campuran yang benar. Maupun caranya di rubah/diperbaiki. Anda dapat
mengembangkan kemampuan di dalam cara belajar yang kurang dominan,
sebaik anda mengembangkan cara yang telah anda gunakan.
Menggunakan
beberapa cara belajar dan kecerdasan untuk belajar adalah cara
pendekatan yang baru. Pendekatan ini baru dikenal di lingkungan
pengajar. Sekolah tradisional selama ini menggunakan (dan terus
menggunakan) metode pembelajaran linguistic dan logika. Metode ini juga
menggunakan jangkauan yang terbatas dalam teknik proses belajar dan
mengajar. Banyak sekolah masih mengandalkan pada ruang kelas,
pembelajaran buku dasar, banyak pengulangan, dan ujian untuk memperkuat
dan mengulas. Satu hasil yang selalu kita nilai bagi mereka yang
menggunakan cara pembelajaran dan teknik ini sebagai ‘pintar’. Bagi
mereka yang kurang menyukai cara belajar selalu berada di kelas rendah,
dengan berbagai penilaian yang tidak terlalu komplementer dan
kadang-kadang dengan kualitas belajar yang rendah. Hal ini dapat membuat
pemikiran positif dan negative yang dapat menguatkan kepercayaan bahwa
seseorang adalah ‘pintar’ dan ‘bodoh’.
Dengan
mengenali dan memahami cara belajar anda, anda dapat menggunakan teknik
belajar yang lebih baik yang cocok dengan anda. Hal ini dapat
memperbaiki kecepatan dan kualitas belajar anda.
Cara
belajar anda memiliki banyak pengaruh dari apa yang anda bayangkan.
Kesukaan cara belajar anda memandu jalan anda untuk belajar. Cara
belajar anda juga mengubah cara anda mewakili pengalaman, cara anda
menyerap informasi, dan bahkan kata-kata yang anda gunakan. Kami
menggali lebih jauh lagi pada bab ini. Penelitian menunjukan bahwa
setiap cara pembelajaran menggunakan bagian otak yang berbeda. Dengan
melibatkan lebih banyak bagian otak selama proses belajar, kita dapat
lebih banyak mengingat dari apa yang kita pelajari. Para peneliti yang
menggunakan pencitraan otak telah mampu mengungkap wilayah utama pada
otak yang berperan pada setiap gaya belajar.
Tingkatkan keberhasilan pendidikan...
... dengan mengungkap cara belajar anak yang terbaik.
Setiap anak memiliki cara belajar yang berbeda: mereka belajar, konsentrasi dan memproses informasi dengan jalan yang berbeda.Kita memerlukan bukti ilmiah untuk membantu individu-individu mengenal kekuatan dan kelemahan mereka sendiri,meyakinkan mereka untuk lebih percaya diri dalam menggunakan kemampuan sejati mereka, dan menjelaskan kepada para orang tua/guru dan siswa itu sendiri bahwa tidak ada satu cara “terbaik”, tidak ada satu gaya tunggal yang bisa menjamin keberhasilan proses belajar, penyerapan informasi, pemecahan masalah, dan penyelesaian tugas.
Jadi melalui teknologi analisa sidik jari, kita dapat mengetahui gaya belajar anak dan kita dapat mengoptimalkan belajar mereka sesuai dengan gaya masing-masing.
“Bersekolah, tapi tidak mengenal bakat, ibarat menanam tidak mengenal bibit.”
Analisa Sidik Jari bertujuan mengungkap Potensi Genetis sebagai referensi untuk menentukan sukses di masa depan.



No comments:
Post a Comment